Tuhan akan Memulihkan Seluruh Wilayah di Papua Tengah
Walaupun keberangkatan pimpinan pusat Partai Setara Indonesia (PASTI) menuju Nabire sempat tertunda satu hari akibat kabut asap yang mengganggu pendaratan pesawat di Bandara Rendani Manokwari tapi hal itu tidak mengganggu jadwal pelaksanaan pelantikan pengurus DPW Papua Tengah dan DPC-DPC dalam wilayah Provinsi tersebut.
Pimpinan pusat PASTI yang terdiri dari Ketua Umum Ruyandi Hutasoit dan Sekretaris Jendral PASTI Dwi Urip Premono tiba di Bandara Douw Aturure Nabire pada Jumat, 2 Oktober 2026, sekitar jam 11.00 WIT. Keduanya dijemput oleh panitia pelaksana kegiatan yang sejak sehari sebelumnya sudah menunggu di bandara untuk konvoi berkeliling Kota Nabire. Konvoi arak-arakan para anggota, kader, dan simpatisan PASTI tetap dilakukan pada Kamis, 1 Oktober 2026 dan mendapat perhatian masyarakat Nabire.
Hari Jumat siang itu, rombongan PASTI langsung menuju tempat kegiatan di Aula Maranatha, Malompo, Kabupaten Nabire. Begitu tiba dan turun dari mobil, Ketum dan Sekjen PASTI disambut dengan tarian Orsamodao, yang artinya "mengucap syukur di hari baik ini dalam rangka pelantikan DPW Papua Tengah dan delapan DPC di wilayah Provinsi Papua Tengah. Ruang aula yang cukup besar itu sudah dipenuhi oleh para pengurus, anggota, kader, dan simpatisan yang sudah menunggu sebelumnya.
Acara diawali dengan ibadah dan renungan Firman Tuhan yang disampaikan oleh Ketua Umum PASTI Ruyandi Hutasoit. Ruyandi menyampaikan tiga hal yang menjadi prinsip PASTI, yaitu demokrasi, taat pada pemerintah, serta integritas personal. "Kita harus menghargai perbedaan, termasuk perbedaan agama. Ini adalah inti dari prinsip demokrasi. PASTI harus menjadi contoh dalam menegakkan prinsip ini. Misalnya, tidak boleh melarang atau menghentikan kegiatan ibadah umat yang berbeda dengan kita," tegas Ruyandi.
Ruyandi juga mengingatkan para kader untuk taat kepada pemerintah, salah satunya adalah dengan membayar pajak. Hal lain yang disampaikan adalah kutipan ayat dari 1 Timotius 3 ayat 1-8, yang intinya menekankan pada masalah integritas moral dan karakter. "Kita harus menjadi seseorang yang dihormati keluarga. Jangan sampai perilaku kita menjadi batu sandungan bagi orang lain," kata Ruyandi.
Ruyandi juga menekankan pentingnya faktor kompetensi agar setiap pengurus dan anggota PASTI mampu menggerakkan jalannya roda partai menuju kemenangan. "Apa yang kita lakukan adalah sebuah pekerjaan raksasa, yaitu menghadirkan Kerajaan Allah di Papua Tengah, di Indonesia! Kita harus punya kemampuan. Kita harus siap. Kita harus sehat! Karena itu jangan merokok. Rajin berolah raga agar otot dan tulang tetap kuat," tambahnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pelantikan dan pengukuhan pengurus DPW PASTI Papua Tengah beserta delapan DPC di bawahnya. Sebagai Ketua DPW PASTI Papua Tengah adalah Erwin Marcelino dibantu oleh Robby Kayame sebagai sekretaris wilayah serta Yossie Titaheleuw sebagai bendahara wilayah. Sedangkan sebagai Ketua DPC Nabire adalah Denny Polii, Ketua DPC Deiyai Merkior Pigome, Ketua DPC Dogiyai Tomas Bobii, Ketua DPC Puncak Otopianus Murib, Ketua DPC Puncak Jaya Diki Enumbi, Ketua DPC Intan Jaya Yesaya Bagau, Ketua DPC Paniai Sepi Tebay, dan Ketua DPC Mimika Mesac Titahena.
Dalam sambutannya, Erwin Marcelino mengucap syukur atas terselenggaranya kegiatan pelantikan ini. Dia menyatakan kebanggaan memiliki rekan-rekan kerja yang luar biasa komitmen dan dedikasi mereka kepada PASTI. "Kegiatan ini terselenggara berkat kerja keras dan kerja sama rekan-rekan semua. Kita tidak mengandalkan bantuan dari mana pun, selain berkat pertolongan Tuhan dan kerja keras rekan-rekan semua!"
"Apa yang Tuhan nyatakan pada hari ini adalah jawaban dari doa saya sejak lama. Kita akan terus melangkah dengan iman karena kemenangan kita sudah dijamin-Nya! Partai ini adalah rumah kita bersama. Nabire akan dipulihkan! Deiyai akan dipulihkan! Dogiyai akan dipulihkan! Puncak akan dipulihkan! Puncak Jaya akan dipulihkan! Intan Jaya akan dipulihkan! Paniai akan dipulihkan! Mimika akan dipulihkan! Seluruh wilayah Papua Tengah dan Tanah Papua akan dipulihkan! Tuhan beserta kita!" seru Ketua DPW PASTI Papua Tengah Erwin Marcelino. ( istimewa/dup )